Tampilkan postingan dengan label dapur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dapur. Tampilkan semua postingan

Selasa, 15 Oktober 2013

Inspirasi 10 Desain Dapur Mungil Nan Cantik


Dapur merupakan sebuah ruang dengan fungsi logistik yang memiliki peran vital dalam sebuah rumah.
Kaum ibu yang merupakan ratu dalam sebuah rumah tangga selalu menginginkan sebuah dapur yang nyaman, fungsional, sehat dan cantik.
Tentunya luasan dapur tergantung dari kebutuhan serta luasan rumah.
Sebuah dapur yang luas tentunya lebih mudah dalam hal pengaturannya.
Tapi bagaimana dengan dapur yang berukuran berukuran kecil ?!
Dapur dengan luasan kecil memiliki tingkat kesulitan tertentu dalam pengaturannya.

Salah satu hal yang paling krusial dan perencanaan sebuah dapur mungil adalah pemilihan layout desain dapur yang tepat sesuai dengan ukuran dan bentuk ruang dapur.
Pemilihan layout dapur berupa peletakan posisi area simpan-cuci-masak akan menentukan pola sirkulasi pergerakan pengguna dapur pada saat aktifitas memasak.
Untuk sebuah desain dapur mungil tentunya harus dipilih layout dapur yang paling efisien serta tidak menghabiskan banyak ruang.

TIPS : Pilihlah layout desain dapur berbentuk I (Single Line) untuk ruang dapur yang sempit memanjang.
Atau bentuk II (Double Line) dan bentuk Huruf L (L Shape) untuk ruang dapur kecil yang cenderung berbentuk bunjur sangkar.
Lebih lanjut silahkan baca : 6 Layout Desain Dapur Cantik Modern

Masalah estetika desain sebuah dapur mungil tentunya disesuaikan dengan selera masing-masing.
Tentunya tiap orang memiliki selera yang berbeda, anda bisa memilih desain dapur dengan gaya minimalis, modern-tradisional, country, kolonial dan lain-lain.
Tapi hindarilah desain gaya dapur yang akan membuat dapur mungil anda semakin berkesan sempit. Hindarilah ornamen dekorasi yang terlalu ramai, ornamen yang berlebihan tentunya membuat dapur terasa lebih sesak dan semakin sulit perawatannya.

Berikut ini 10 contoh foto inspiratif desain dapur mungil nan cantik. Tentunya bisa anda gunakan sebagai acuan saat mendesain atau menata ulang dapur anda.



Minggu, 08 September 2013

6 Layout Desain Dapur Cantik Modern


Pada artikel sebelumnya telah dibahas mengenai prinsip dasar desain dapur modern.
Prinsip yang digunakan sebagai acuan dasar bagi arsitek dan desainer interior untuk mendesain sebuah dapur modern yang sehat. nyaman dan fungsional, berdasarkan konsep segitiga (triangle concept).
Konsep segitiga tersebut berupa alur kegiatan yang berkesinambungan antara area storage (penyimpanan) - cleaning (pencucian) - cooking (memasak).

Penempatan susunan atau layout dari tiap area tersebut memiliki beberapa variasi yang disesuaikan dengan kebutuhan dan bentuk ruang dapur itu sendiri. Tiap bentuk layout tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan, hal tersebut merupakan tantangan bagi arsitek dan desainer interior untuk memaksimalkannya.

Berikut ini beberapa variasi dari susunan atau layout dapur cantik modern, antara lain :
  1. Single Line (I-Line)
  2. Double Line (Galley Kitchen)
  3. L Shape
  4. U Shape
  5. G Shape
  6. Island Kitchen

1. SINGLE LINE (I-Line)

single line kitchenBentuk layout yang paling sederhana berupa susunan area kabinet lurus memajang berbentuk 'I' terhadap sebuah dinding.
Susunan ini cocok diterapkan pada sebuah rumah mungil karena tidak menghabiskan ruang yang terlalu besar. Ukuran memanjang kabinet cukup berkisar antara 3 - 4 meter saja.
Yang terpenting dari layout Single Line ini adalah posisi dari kompor dan kitchen-sink yang tidak boleh salah, karena akan menyebabkan kekacauan dalam alur kegiatan memasak.
Posisi terbaik adalah penempatan kitchen-sink pada posisi tengah diantara kompor dan kulkas.
Sisakan area secukupnya diantara ketiga area tersebut. sehingga dapat digunakan untuk kegiatan persiapan seperti proses peracikan atau memotong bahan makanan.
desain dapur minimalis single line

2. DOUBLE LINE (Galley Kitchen)

double line kitchenLayout ini terdiri dari 2 baris susunan kabinet yang memanjang dan saling berhadapan sehingga membentuk sebuah koridor ditengahnya.
Tiap area storage-cleaning-cooking terpisah secara jelas dengan posisi yang tidak terlalu jauh.
Ukuran lebar ruang minimum adalah 2,5 meter. Ukuran ini memungkinkan laci (drawer) di kedua kabinet yang berhadapan dapat dibuka pada waktu yang bersamaan.
Bentuk Double Line ini merupakan bentuk yang paling efisien dan paling maksimal dalam pemanfaatan ruang dapur. Karena tidak ada ruang mati yang terjadi akibat sudut pertemuan pada kabinet -seperti pada bentuk layout L, U, dan G yang selanjutnya akan dijelaskan di bawah ini.
Tetapi bentuk ini tidak ideal apabila koridor diantara 2 kabinet yang berhadapan ini terdapat banyak orang yang lalu lalang.
desain dapur cantik double line

3. L - SHAPE

L shape kitchenSebagaimana huruf "L" bentuk layout ini terdiri dari dua buah baris kabinet yang disusun saling tegak lurus bertemu pada sebuah titik dengan membentuk sudur 90 derajat.
Bentuk layout dapur L ini merupakan yang paling populer dan sering dipilih pada banyak rumah tangga.
Biasanya pemilihan bentuk layout dapur L ini memang dimaksudkan agar kegiatan dapur di-fokus-kan pada sisi sudur sebuah ruang.
Layout L shape ini cocok untuk diterapkan area dapur dengan luasan kecil dan menengah. Bila diterapkan pada area yang luas maka tidak akan efisien karena kabinet akan terlalu panjang, dan jarak tiap-tiap area akan terlalu jauh.
Orientasi kabinet bentuk L ini akan membentuk bentuk area kosong segi empat,  sehingga layout ini memungkin untuk penempatan sebuah meja makan -sehingga area dapur dapat menyatu dengan area dapur..
desain dapur idaman L shape

4. U - SHAPE

u shape kitchenSesuai namanya layout dapur U Shape ini berupa susunan kabinet berbentuk huruf "U".
Tiap-tiap area storage-cleaning-cooking terpisah secara jelas dengan jarak yang cukup dekat, sehingga kegiatan masak-memasak akan lebih efisien dan sangat nyaman.
Dimensi minimal area dapur dengan layout U Shape ini adalah ukuran lebar 3 - 5,4 meter. Atau cocok diterapkan pada area dapur dengan luasan menengah dan besar.
Kelemahan layout dapur ini adalah terdapat banyak area mati pada sudut-sudut pertemuan kabinet.
Sedangkan kelebihannya dari layout U Shape ini adalah tersedianya countertop (meja) yang cukup panjang sehingga kegiatan memasak akan lebih leluasa. Juga akan banyak tersedia area penyimpanan (storage).
Kelebihan lainnya adalah dimungkinkan untuk penambahan meja island yang dapat berfungsi sebagai area cooking, cleaning, atau preparing.
desain dapur modern

5. G - SHAPE

g shape kitchenBentuk layout G Shape ini merupakan pengembangan dari bentuk layout U Shape, yaitu dengan penambahan kabinet pada 1 sisi pada bagian yang terbuka. Bagian tambahan ini biasa disebut peninsula.
Bisanya penambahan kabinet ini sepanjang minimal 1,2 meter
yang difungsikan sebagai tempat meja saji atau meja makan untuk sarapan pagi (breakfast) berupa meja bar yang cukup tinggi. Atau bisa juga ditempatkan sebuah kompor atau bak cuci (kitchen-sink).
Betuk layout dapur G ini dapat diterapkan untuk area dapur yang luas, di sebuah keluarga yang besar dan memiliki hobi memasak.
Sama seperti layout U Shape -layout G Shape ini memiliki kelebihan berupa area penyimpanan (storage) dan meja (countertop)    yang lebih banyak.
desain dapur cantik minimalis

6. ISLAND KITCHEN

island kitchenIsland Kitchen sebenarnya bukan merupakan bentuk sebuah layout dapur modern.  
Island Kitchen merupakan sebuah elemen tambahan pada sebuah layout dapur, baik layout bentuk L, U, maupun G. 
Berupa sebuah kabinet atau meja yang berdiri sendiri tidak menempel pada kabinet utama dan dinding dapur -sehingga pemakai dapur dapat berjalan mengelilingnya.
Kabinet ini dapat berfungsi sebagai area penyimpanan atau area memasak maupun area cuci. Dan dapat juga disatukan dengan meja bar tempat sarapan pagi (breakfast). Semua variasi ditentukan oleh kebutuhan sang pengguna dapur.
desain kitchen set dapur

Demikianlah beberapa beberapa layout desain dapur modern, tapi semuanya merupakan layout dasar yang masih dapat dikembangkan sesuai dengan keinginan anda.

Bentuk dapur tentunya tidak harus berupa ruang kotak dengan sudut-sudut 90 derajat. Bisa saja sebuah ruang dapur berbentuk trapesium maupun lingkaran dengan dinding yang melengkung.

Tapi secara prinsip beberapa layout desain dapur di atas dapat dijadikan acuan dasar. Masalah pilihan gaya seperti desain dapur minimalis, atau tradisional-modern tergantung pada selera anda.


Kamis, 29 Agustus 2013

Prinsip Dasar Desain Dapur Modern


Dapur merupakan bagian penting dari sebuah rumah.
Dapur itu ibarat sebuah pabrik yang memiliki alur dan organisasi produksi berdasarkan Standard Operating Procedure (SOP) untuk menghasilkan produk makanan bagi setiap anggota keluarga.

Perut manusia dari dahulu sampai sekarang masih tetap sama, bahan makanan pun masih itu-itu saja. Tetapi desain dapur bergerak mengikuti perkembangan jaman, yang dipengaruhi oleh gaya hidup serta teknologi yang terus berkembang.

Pada artikel ini akan dibahas mengenai prinsip-prinsip dasar sebuah dapur modern. Baik ditinjau secara konsep, pola dan bentuk ruang serta kegiatan, maupun peralatannya.

KONSEP DAPUR MODERN

Konsep dapur modern berbeda dengan konsep dapur tradisional. Dapur modern mendobrak konsep dapur tradisional.

Dapur TradisionalDalam konteks arsitektur Indonesia dapur tradisional berdasarkan bentuk, fungsi dan posisi mempunyai aturan yang jelas dan terikat secara sosio-kultur dan kadang memiliki pemahaman religius.
Misalnya dapur tradisional Bali yang posisi, bentuk dan orientasi telah diatur secara baku berupa aturan kosala-kosali.

Aturan-aturan ini juga dapat ditemukan pada arsitektur rumah tradisional Indonesia lainnya.

Pada konsep rumah tradisonal -dapur tidak hanya dipahami semata-mata bagian dari rumah saja, tetapi juga merupakan bagian kecil dari keseluruhan jagad raya. Hal ini merupakan bagian dari pemahaman kosmologi masyarakat tradisonal.

Dapur Minimalis Idaman
Konsep dapur modern melepaskan diri dari konsep dapur tradisional, dimana bentuk bentuk merupakan hasil dari analisis kegiatan masak-memasak.
Sedangkan estetika bentuk dapur modern ini tentunya merupakan hasil dari ekspresi dari jenis peralatan memasak dan furniture serta kualitas material penyusunnya -yang diproduksi secara modern.
Posisi dan orientasi dapur tidak memiliki aturan baku tertentu seperti aturan tradisional, tapi cenderung marupakan hasil analisa organisasi ruang-ruang secara keseluruhan dari sebuah rumah.

POLA DASAR DAPUR MODERN - TRIANGLE CONCEPT

Terdapat 3 kegiatan utama pada sebuah dapur modern yaitu, penyimpanan, persiapan, dan memasak. Ketiga kegiatan tersebut saling berhubungan erat satu dengan lainnya dan saling berurutan. Sebuah dapur modern yang baik didesain agar ketiga kegiatan tersebut saling melengkapi dan mendukung.

Tiga kegiatan tersebut melahirkan pola yang disebut sebagai Triangle Concept (Konsep Segitiga).
Konsep ini pertama kali dikembangkan di Univerity of Illionis School of Architecture pada tahun 1940.
Triangle concept inilah yang dijadikan acuan dasar oleh arsitek dan desainer interior untuk mendesain sebuah dapur modern.

Konsep segitiga ini mengatur aliran gerakan kegiatan sekaligus membagi area dapur menjadi 3 area utama yaitu area storage-cleaning-cooking dan membentuk pola segitiga -sehingga dinamakan triangle concept seperti terlihat pada gambar berikut.

Working Triangle
  1. Area storage merupakan area penyimpanan berupa refrigerator (kulkas) untuk makanan basah dan kabinet untuk makanan kering.
  2. Area cleaning merupakan area pencucian bahan makanan serta peralatan masak berupa kithcen sink (bak cuci) atau dishwaser (alat pencuci piring).
  3. Area cooking merupakan area memasak makanan berupa peralatan kompor, oven, microwave, dll.
Arah pergerakan segitiga storage-cleaning-cooking ini tidak berubah, harus dilakukan membentuk alur lingkaran yang dilakukan terus menerus dan runtut sehingga tidak bertabrakan.
Runtutan alur tesebut berupa storage > cleaning > cooking > cleaning > storage > ...dst.
Atau 1 > 2 > 3 > 2 > 1 > 2 > 3 > 2 > 1 ... dst.

Jarak antara 2 area minimal 1,2 meter,  sedangkan ajrak maksimal adalah 2,7 meter. Total jarak ketiga area tersebut minimal 4 meter, sedangkan jarak maksimal sejauh 7,9 meter.
Ini adalah ukuran jarak yang ideal sehingga pengguna dapat bergerak leluasa di masing-masing area. Leluasa mendapatkan semua keperluan dalam jangkauan tangan dan kaki secara cepat dan praktis.

Pola ini kemudian berkembang berdasarkan kebutuhan fungsional, sehingga desainer dapur menambahkan beberapa poin pada alur segitiga ini, berupa storage - preparation (cleaning) - cooking - cooking stuff cleaning - serving (storage). Tapi pada dasarnya konsep segitiga ini masih menjadi rujukan ideal desain sebuah dapur modern. 
 
Kegiatan masak-memasak yang dilakukan berdasarkan pola segitiga ini mengatur gerakan baik dari kiri ke kanan maupun sebaliknya secara terus menerus sehingga tidak terjadi tabrakan (cross circulation) antara 2 pengguna dapur atau lebih.
Hal ini merupakan upaya memperkecil resiko kecelakaan yang dapat menyebabkan tumpahnya masakan dan kekacauan lainnya.